berburu dividen

Berburu dividen bisa dilakukan ketika emiten baru mengumumkan nilai pembagian dividennya. Pembagian dividen tahunan dilakukan pada periode Maret – Mei. Nah, siapa saja nih emiten yang sudah bagikan dividen ya?

Pembagian dividen dibagi menjadi dua jenis, dividen tahunan dan interim.

Dividen tahunan adalah pembagian hasil laba bersih selama setahun kinerja perseroan. Jadi, pembagian dividen tahunan biasanya pada Maret – Mei ketika rapat umum pemegang saham tahunan sudah memutuskan nilai pembagian dividen.

Dividen interim adalah pembagian hasil laba bersih dari periode tertentu. Biasanya, periode pembagian dividen interim dilakukan setiap tiga bulan sekali atau pembukuan kuartalan.

BACA JUGA : Ini 5 Emiten yang Paling Royal 2018, Tahun Ini Tetep Royal Bagi Dividen enggak ya?

Dalam pembagian dividen, ada beberapa istilah yang harus kamu pahami yakni, Cum Dividen dan Ex Dividen. Istilah itu akan menentukan nasib kalian yang ingin berburu dividen.

Cum Dividen adalah waktu terakhir investor membeli saham dengan tetap mendapatkan hak pembagian hasil keuntungan tersebut. Jadi, kalau membeli saham emiten sebelum waktu Cum Dividen, kamu masih berhak atas dividen yang dibagikan.

Ex Dividen adalah waktu di mana investor yang membeli saham tidak berhak atas dividen yang dibagikan. Jadi, kamu yang mau langsung jual saham emiten di waktu ini masih memiliki hak atas dividen.

Berburu Dividen, Ini Emiten yang bisa dibeli dan tetap mendapatkan hak dividen

Nah, mulai Maret 2019, sudah ada beberapa emiten yang mengumumkan pembagian dividen. Berikut rinciannya berdasarkan emiten yang paling baru mengumumkan waktu Cum Dividen dan Ex Dividennya :


Kapitalisasi pasar adalah istilah untuk menunjukkan nilai keseluruhan dari sebuah perusahaan.

pengertian kapitalisasi pasar

PT Acset Indonusa Tbk. (ACST)
Sektor Usaha : konstruksi
Harga Saham : Rp1.580 per saham
Kapitalisasi Pasar : Rp1,11 triliun
P/E Ratio : 7,17 kali
Dividen 2019 : Rp5 per saham
Cum Dividen : 18 April 2019
Ex Dividen : 22 April 2019
Pembayaran Dividen : 29 April 2019

PT PP Properti Tbk. (PPRO)
Sektor Usaha : Properti
Harga Saham : Rp139 per saham
Kapitalisasi Pasar : Rp8,57 triliun
P/E Ratio : 17,38 kali
Dividen 2019 : Rp1,53 per saham
Cum Dividen : 18 April 2019
Ex Dividen : 22 April 2019
Pembayaran Dividen : 10 Mei 2019

PT Multifiling Mitra Indonesia Tbk. (MFMI)
Sektor Usaha : Jasa
Harga Saham : Rp630 per saham
Kapitalisasi Pasar : Rp477,28 miliar
P/E Ratio : 18 kali
Dividen 2019 : Rp26,24 per saham
Cum Dividen : 18 April 2019
Ex Dividen : 22 April 2019
Pembayaran Dividen : 10 Mei 2019

PT Elnusa Tbk. (ELSA)
Sektor Usaha : Migas
Harga Saham : Rp378 per saham
Kapitalisasi Pasar : Rp2,76 triliun
P/E Ratio : 9,98 kali
Dividen 2019 : Rp9,46 per saham
Cum Dividen : 23 April 2019
Ex Dividen : 24 April 2019
Pembayaran Dividen : 10 Mei 2019

PT Astra Graphia Tbk. (ASGR)
Sektor Usaha : Percetakan
Harga Saham : Rp1.430 per saham
Kapitalisasi Pasar : Rp1,93 triliun
P/E Ratio : 7,13 kali
Dividen 2019 : Rp50 per saham
Cum Dividen : 22 April 2019
Ex Dividen : 23 April 2019
Pembayaran Dividen : 10 Mei 2019


PT PP Presisi Tbk. (PPRE)
Sektor Usaha : Konstruksi
Harga Saham : Rp414 per saham
Kapitalisasi Pasar : Rp4,23 triliun
P/E Ratio : 12,97 kali
Dividen 2019 : Rp9,58 per saham
Cum Dividen : 22 April 2019
Ex Dividen : 23 April 2019
Pembayaran Dividen : 10 Mei 2019

PT Milllenium Pharmacon International Tbk. (SPDC)
Sektor Usaha : Perdagangan Besar
Harga Saham : Rp112 per saham
Kapitalisasi Pasar : Rp141,41 miliar
P/E Ratio : 4,29 kali
Dividen 2019 : Rp3 per saham
Cum Dividen : 16 April 2019
Ex Dividen : 18 April 2019
Pembayaran Dividen : 10 Mei 2019

PT Sido Muncul Tbk. (SIDO)
Sektor Usaha : Farmasi
Harga Saham : Rp1.020 per saham
Kapitalisasi Pasar : Rp15,38 triliun
P/E Ratio : 22,98 kali
Dividen 2019 : Rp21 per saham
Cum Dividen : 18 April 2019
Ex Dividen : 22 April 2019
Pembayaran Dividen : 2 Mei 2019

Ket. *harga saham penutupan Jumat (12/04/2019)


Price Earning Ratio (PER) adalah indikator melihat murah atau mahalnya harga saham suatu emiten jika dibandingkan dengan keuntungan yang didapatkan.

Pengertian PER

Kalau punya Rp1 juta, berapa besar dividen yang bisa kamu dapatkan dengan investasi tiga emiten di atas?

Kalau kamu mau berburu dividen dari emiten di atas, kira-kira seberapa banyak cuan yang bisa kamu dapatkan?

Jika kamu ingin membeli saham ACST dengan modal Rp1 juta, kamu bisa mendapatkan sebanyak 6 lot senilai Rp948.000. Dengan dividen senilai Rp5 per saham, kamu akan mendapatkan dividen senilai Rp3.000. Nilai itu sebesar 0,3% dari total investasimu.

Lalu, kalau kamu memilih saham PPRO, kamu bisa mendapatkan sebanyak 71 lot senilai Rp986.900. Dengan total investasi itu, kamu akan mendapatkan keuntungan dividen senilai Rp10.863 atau setara 1,08% dari total investasi.

Dengan uang Rp1 juta, kamu bisa mendapatkan 15 lot saham MFMI senilai Rp945.000. Dari total itu, kamu akan mendapatkan keuntungan dividen senilai Rp39.360 atau 3,93% dari total investasimu.

Kalau mau coba-coba sektor migas, kamu bisa pilih ELSA sebanyak 26 lot senilai Rp982.800. Kamu akan mendapatkan dividen senilai Rp24.596 atau setara 2,45% dari total investasi.

Jika memilih ASGR, kamu bisa membelinya sebanyak 6 lot senilai Rp858.000. Dengan investasi itu, kamu mendapatkan keuntungan dividen senilai Rp30.000 atau setara 3% dari total investasimu.

PPRE bisa kamu beli sebanyak 24 lot senilai Rp993.600. Dari total itu, kamu akan mendapatkan dividen Rp22.992 atau setara 2,29% dari total investasimu.

Dengan harga SPDC senilai Rp111 per saham, berarti maksimal kamu bisa membeli 90 lot saham emiten sektor perdagangan tersebut. Dengan pembagian dividen senilai Rp3 per saham, berarti kamu akan mendapatkan dividen senilai Rp27.000 atau 2,7% dari total investasimu.

Jika memilih SIDO dengan harga Rp1.025 per saham, kamu bisa membeli sekitar 9 lot saham emiten jamu tersebut. Dengan 9 lot saham, kamu akan mendapatkan dividen senilai Rp18.900 atau 1,89% dalam kurang dari sebulan.